Bibit Alpukat Sijago

Rp125.000

Polybag

Stok habis

Compare
SKU: 329 Kategori:

Bibit Alpukat Sijago

Alpukat sijago memiliki bentuk bulat di bagian bawah dan lancip di tangkai. Kulit buah mulus dan mengilap. Warna daging buah kuning mentega.  Dagingnya cukup tebal hingga 2 cm dengan biji berukuran sedang. Untuk menikmati alpukat sijago itu tinggal menarik kulit persis mengupas buah pisang. Daging buah Sijago bertekstur lembut dan berserat halus. Citarasanya manis dan gurih. Aromanya khas alpukat. 

Nama Sijago disematkan pada buah primadona dari Blitar Ukuran buah 700—900 gram per buah. Bagian buah yang dapat dikonsumsi mencapai 70—78%. Menurut Mesiyat, petani pemilik sijago, ia memperbanyak sendiri bibit avokad setinggi 60 cm. Tanaman berhabitat asli di Meksiko dan Amerika Tengah ini dapat tumbuh baik di dataran rendah antara 162—500 meter di atas permukaan laut (m dpl). Bibit Alpukat Sijago belajar berbuah perdana pada umur 25 bulan dan menghasilkan 15 kg per tanaman ketika panen perdana.

Alpukat ini termasuk jenis genjah karena pada umur 3 tahun sudah bisa memanen dan rata – rata setiap pohon bisa menghasilkan buah antara 50 hingga 70 kg. Dan jumlah akan terus meningkat seiring dengan pertambahan umur tanaman.  Agar berbuah optimal, alpukat sijago menghendaki lokasi tanam dengan penyinaran penuh. Juga media tanam berupa tanah gembur, pupuk kandang, humus atau kompos. 

Untuk budidaya Bibit Alpukat Sijago, jarak tanam yang digunakan yakni 6 m x 6 m, dengan demikian total populasi mencapai 260-270 bibit setiap hektarnya. Pilihan lainnya, ditanam dengan jarak tanam 7 m x 7 m dengan populasi tanaman secara keseluruhan 190-200 bibit per hektarnya. Untuk memulai budidaya, sebaiknya dilakukan saat menjelang musim hujan.

Bibit yang sudah siap, kemudian dipindahkan ke lubang tanam. Lubang tanam dibuat dengan ukuran 70 cm x 70 cm x 70 cm. Sebaiknya, persiapkan terlebih dahulu media tanam sekitar 5-7 hari sebelumnya, dengan mencampurkan tanah galian asal lubang tanam, dengan pupuk kandang, kompos, pupuk NPK. Setelah itu masukkan bibit dan tutup kembali lubang tanam. Rawat tanaman dengan mengairi, memupuk ulang, mengendalikan hama dan penyakit. Alpukat memerlukan penyiraman yang teratur terutama pada awal pertumbuhan.

0

TOP

X