Diskon - 10%

Bibit Mangga Manalagi

Rp49.500

Polybag

Quantity
Compare
SKU: 275 Kategori:

Bibit Mangga Manalagi

Mangga manalagi banyak dibudidayakan di Indonesia khususnya di beberapa wilayah seperti Purbalingga, Jawa Tengah. Pohon mangga manalagi tidak terlalu besar. Tinggi pohon dewasa bisa mencapai ketinggian 8 meter dengan diameter pohon maksimal mencapai 2 meter. Kulit batang tebal dan kasar dengan banyak celah-celah kecil dan sisik-sisik bekas tangkai daun. Warna kulit batang yang sudah tua biasanya cokelat keabuan, kelabu tua hingga hampir hitam. Kayu mangga manalagi cukup kuat dan populer dijadikan bahan untuk membuat kerajinan tangan. 

Bentuk daun Bibit Mangga Manalagi cenderung lonjong dengan bagian ujung yang agak runcing.  Daun tunggal, letaknya tersebar, tanpa daun penumpu. Panjang tangkai daun bermacam-macam mulai dari 1,25—12,5 cm.  Bagian pangkalnya membesar dan pada sisi sebelah atas mempunyai alur. Permukaan sebelah atas menjadi hijau mengilap, sedangkan bagian permukaan bawah berwarna hijau muda. Sementara itu bunganya berbentuk majemuk dan seperti kerucut. Warna bunga kuning dengan bagian tangkai agak hijau kemerahan. 

Ukuran buah mangga manalagi lebih kecil jika dibandingkan dengan golek. Sosok buah sedang dengan kulit buah hijau saat muda. Warna kulit buah berubah agak keabuan saat matang. Kulit mangga manalagi dipenuhi dengan bintik-bintik putih yang jumlahnya jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis mangga lainnya. 

Daging buah manalagi bertekstur padat dan berserat. Kulit buah tebal dan berlilin. Mangga manalagi termasuk mangga yang tahan lama pascapetik dari pohon. Masyarakat seringkali menikmati mangga manalagi mentah sebab rasa asamnya tidak terlalu dominan. Mangga manalagi mengandung beragam senyawa penting yang memiliki khasiat bagi tubuh. Senyawa tersebut antara lain vitamin A, B kompleks, vitamim C, vitamin D, dan vitamin E. Ada pula sejumlah mineral seperti kalsium, fosfor, kalium, selenium, serat, beta karoten, dan zat besi. 

Untuk penanaman, tanaman Bibit Mangga Manalagi tumbuh subur di media tanam yang porus dan gembur. Karena itu sebagai media, campur tanah, pupuk kandang, kompos dan humus, sebagai pilihan terbaik.  Dengan peratawatan yang baik, tanaman belajar berbuah berbuah pada usia 3-4 tahun sejak penanaman. 

Selain di lahan, tanaman ini juga cocok ditanam dalam pot atau tabulampot. Media yang digunakan serupa dengan di lahan. Hanya untuk menjaga kesuburan, media perlu diganti setahun sekali dan diberi tambahan pupuk kendang setiap 6 bulan sekali.

Berat 4 kg
0

TOP

X